RSS

BECK by Harold Sakuishi

19 May

Komik ini saya baca pertama kali saat saya membeli shonenmagz murah di cuci gudangnya elexmedia. Lumayan hanya sekitar 3 ribu atau 5 ribu dibandingkan harga realease barunya. Dan mungkin memang itulah satu-satunya saat saya membeli shonenmagz.

Beck by Harold Sakuishi. Cerita yang menarik perhatian saya diantara kumpulan cerita yang lain. Lima anak muda yang memulai band bernama Beck (ide ini diambil dari nama anjing lho..haha). Tokoh center cerita ini adalah Yukio Tanaka atau biasa dipanggil Koyuki. Bersama teman-temannya yang lain Ryusuke, Chiba, Saku, dan Taira, mereka berjuang membesarkan band ini. Berbagai halangan dari dunia industri musik maupun tekanan dari dunia hitam menerpa band indie ini.

Terdapat beberapa fase dari cerita ini :

  1. Fase pertama. Adalah saat Beck mulai terbentuk sampai Greatfull Sound 5, konser band terbesar se-Jepang, dan berujung pada bubarnya Beck.
  2. Fase kedua. Adalah saat Koyuki berusaha menyusun Beck kembali dan kemudian melakukan tour keliling Amerika. Dan di benua inilah mereka komplit dengan kembalinya Ryusuke ke Beck.
  3. Fase ketiga. Adalah saat Beck terombang-ambing di negerinya sendiri sepulang dari Amerika. Berjuang mengeluarkan single sampai akhirnya dipopulerkan lagu-lagunya bukan di Jepang melainkan di Inggris. Ditambah dengan latar belakang cerita warisan Eddie Lee, vokalis Dying Breed, pada Koyuki yang  akhirnya membawa Beck ikut dalam Avalon Fest, konser band terbesar se-Inggris. Semenjak konser inilah Beck melambung dan diakui dalam industri musik dan cerita ditutup dengan suksesnya konser Beck di Gratefull Sound 9.
  4. Fase bonus story. Disini diceritakan latar belakang pertemuan Ryusuke dan Eddie Lee sampai saat dimana Eddie meninggal.

Tak terasa membaca cerita Beck secara ‘rally’ 1-34 jilid bisa menyedot perhatian saya.  Pagi sebelum ke kantor, siang saat jam istirahat, bahkan sampai malam hari setelah pulang kantor. Apa ya lanjutan ceritanya….😀.

Secara keseluruhan baik dan menarik walaupun terkadang terasa membosankan, terutama di saat awal fase ketiga, namun cerita ditutup dengan sangat baik dan menyentuh. Tak sabar rasanya melihat Beck disambut dengan antusias oleh fans nya.  Ending yang bagus. Cerita yang menarik dan menyentuh. Illustrasi manga yang cukup aneh saat awal namun semakin membaik dan sempurna di jilid-jilid berikutnya (bukankah semuanya begitu bahkan untuk manga legendaris seperti Kungfu Boy maupun Slamdunk! :D). Manga wajib bagi yang suka tema cerita band!

 
6 Comments

Posted by on May 19, 2011 in komik, manga, umum

 

Tags: , , ,

6 responses to “BECK by Harold Sakuishi

  1. Angga

    May 25, 2011 at 16:20

    Manganya udah tamat kan ya? Lupa euy, seinget saya baca scanlation Beck itu pas jaman kuliah deh klo ga salah

     
    • jakatimur

      May 25, 2011 at 18:06

      tamat bro. versi indo kira2 baru keluar sampe nomer 25 kalo gak salah.

       
  2. Suzuki Mania

    July 31, 2011 at 19:47

    Yg punya warung dah males nge-blog. Blog-nya ga update.

     
    • jakatimur

      August 1, 2011 at 09:43

      lagi dapet rejeki tambahan nih bro, jadi ini ditinggal dulu😀

       
  3. gogo

    August 10, 2011 at 11:02

    filmnya juga keren nih, ampe terharu pas endingnya..

     
    • jakatimur

      August 10, 2011 at 12:02

      film anime atau yang orang aslinya bro? yg anime sayangnya mentok di grateful sound lalu ditutup aja dengan cerita bahwa mereka ‘pernah ke amerika’. sedangkan yang orang asli saya belum nonton. gak ketemu dvdnya😀

       

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: