RSS

Efektifkah penggunaan Bio e-fuel 98 plus vitamin?

22 Feb

Semenjak beberapa minggu ini saya mencari zat adiktif untuk ditambahkan sebagai campuran bensin baik yang berupa penambah/penaik oktan/octane booster maupun penambah tenaga, meningkatkan kualitas pembakaran dsb, yang ujung-ujungnya adalah sebagai penghemat bensin.

Saat searching di google, nama-nama pun muncul antara lain automax nano tech, octamax, tablet penambah oktan dan sebagainya. Pilihan pertama saya adalah automax, lalu octamax, produk dengan bentuk cair. Untuk yang tablet saya masih agak ragu apakah akan meninggalkan sisa-sisa pada mesin atau tangki bensin. Namun produk-produk ini sayangnya tidak saya temui di beberapa tempat yang saya datangi. Tampaknya pemasaran produk-produk ini lebih ‘agresif’ di dunia maya daripada di dunia nyata.

Beberapa produk sempat saya temui di pusat perbelanjaan Carrefour, STP, Bio e-fuel, lalu 1 produk lagi penambah oktan yang saya lupa namanya. Kualitas saya tidak ada yang tahu mana yang lebih baik. Yang pasti STP dan produk luar yang dipasarkan pasti lebih punya nama. Bio e-fuel? Saya baru dengar dan saat searching di internet pun saya tak mendapatkan review pemakaiannya kecuali penjelasan formal apakah bio e-fuel itu yang menurut saya mirip dengan apa yang tertulis di botol.Produk ini dipasarkan oleh Koperasi Perhimpunan Purna Karyawan Pertamina (Kopana) bahkan dengan ada logo baru P-nya Pertamina.

Harga sudah pasti bio e-fuel lebih murah. Karena berpendapat bahwa kualitas mereka sama (semoga saja benar, dan semoga saja bio e-fuel telah mempelajari formula dari STP dll) dan harga yang lebih murah akhirnya saya membeli bio e-fuel.

Motor saya isi dengan pertamax lalu saya isikan bio e-fuel. Cairan bio e-fuel terasa dingin diujung jari. Seperti menyentuh alkohol. Berhubung baru satu-dua hari dan motor baru, mungkin performa bio-efuel tidak begitu terasa. Perbedaannya begitu motor saya panaskan bau gas CO nya agak berkurang. Pembawaan motor masih cenderung tidak berubah, mengenai bensin saya masih belum bisa berkata apa-apa, mungkin nanti setelah pengisian bensin berikutnya.

 

 

 

 
15 Comments

Posted by on February 22, 2011 in motor

 

Tags:

15 responses to “Efektifkah penggunaan Bio e-fuel 98 plus vitamin?

  1. Dodik

    March 16, 2011 at 14:05

    iya tuh bro ane, juga baru beli tapi belum tahu, ada yg udah review? tq

     
    • jakatimur

      March 16, 2011 at 16:10

      gak gitu ngaruh rasanya bro. nmp konsumsinya aja cuman sekitar 38 kpj –> ini mungkin karena riding style juga. kalo produk laen kayak stp udah pernah belon bro?

       
  2. Dodik

    March 16, 2011 at 20:57

    yg bagus itu power fuel buatan elnusa, tapi udah ga produksi lagi. untuk bio e-fuel 98 ini memang baru, belum banyak yg mereview. untuk aditif tergantung tujuan, kalau yg buat naikin octane banyak yg ga efektif, tapi kalau untuk bersihkan mesin banyak yg ok

     
    • jakatimur

      March 17, 2011 at 05:46

      boleh nanti bro dodik bagi2 pengalaman penggunaan bio e-fuel nya-mungkin berpengaruh besar di kendaraannya?

       
  3. Dodik

    March 17, 2011 at 06:41

    ini bro saya copas dari milist:

    Oom Ervin,
    Saya blom pernah tes Bulls ataupun RedLine. Tes saja sendiri,
    caranya gampang:

    A. Tes Air
    Campurkan air, katakan 10cc, dgn 10 cc additive. Kocok2, diamkan 2-3
    menit. Apakah tetap menjadi emulsi atau air terpisah dgn additive? Jika
    terpisah, artinya additive itu jelek alias tidak mampu meng-emulsikan air,
    shg air di tangki bensin/ solar akan tetap berada disitu dan bereaksi dgn
    sulfur membentuk asam sulfat (trus jadi kerak resin dan kerak karbon).

    B. Tes asam sulfat
    Nah, tes ini agak berbahaya, tapi kalo doyan experimen dan
    berhati-hati boleh dilakukan. Ini uji coba yg paling berat atas kemampuan
    suatu additive.
    Caranya:
    1. Ambil asam sulfat 90%, bisa dibeli di toko kimia atau ambil
    dirumah saya…….
    2. Ambil bensin, katakan 20 cc bensin dan taruh di tabung reaksi
    atau di botol bekas (kecil saja)
    3. Teteskan asam sulfat, katakan 10 tetes.
    4. Asam sulfat akan segera bereaksi dgn bensin, menjadikan bensin
    berwarna coklat kehitaman dan mengental di dasar tabung…… ini yg
    dikirain orang “lumpur” di tangki
    5. Coba ambil sampel dgn pipet laluj teteskan di tissue, atau kocok
    tabung dgn tissue tebal berlembar-lembar…… HATI-HATI KENA KULIT!
    Tissue akan BOLONG!
    6. Sekarang teteskan additive sebanyak at least sejumlah asam sulfat
    (10 tetes) atau boleh di-double atau bahkan uji lanjut di-triple.
    7. Ulangi prosedur no. 5. Apakah asam sulfat dinetralisir? Kalau ya,
    Additive itu BEKERJA BAIK. KAlau tidak, ente buang2 duit beli itu additive.

    Hasil uji coba saya, merek Wynn’s, STP, Redex, Power 21, DCS Fulex
    dan Elka Lube tidak mampu menetralisir asam sulfat. Boro2 asam sulfat, air
    aja tidak ter-emulsi. Power Fuel mampu mengemulsikan air sejumlah volumenya
    dan mampu menetralisir asam sulfat sejumlah 1/3 volumenya.

    eom/ tw

     
    • jakatimur

      March 17, 2011 at 08:34

      wah. mantap nih tipsnya. boleh dicoba nih nanti dirumah.

      bro dodik udah coba campur bio e-fuel dengan air putih? soalnya bio e-fuel kan bening mirip air putih hanya berasa dingin aja bedanya.

      trus dari infonya kalau tercecer atau apa (maaf lupa) hanya perlu disiram air.

      ada yg pernah coba emulsikan langsung dengan bensin? hehe

       
  4. Dodik

    March 17, 2011 at 09:55

    saya udah beli bio e-fuel 98, tapi belum dipakai. lagi nunggu review dan test …hi hi
    motor kemarin saya pakai redex, jadi lebih hemat dan tarikan ok …

     
    • jakatimur

      March 17, 2011 at 13:43

      redexnya pernah ditest utk dicampur dengan air bro? perbandingan saat pemakaian dan saat tidak pakainya gimana bro

       
      • jakatimur

        March 17, 2011 at 21:41

        pulang tadi saya benar2 mencoba mencampur 10 ml bio e-fuel dan 10 ml air putih. Bio e-fuel saya tuang dahulu. Terasa dingin di tangan dan bening. lalu dicampur air putih 10 ml. Hasilnya?

        Reaksi dingin berkurang dan bio e-fuel menjadi keruh seperti air cucian beras saat bercampur dengan air putih. Keadaan ini berlaku untuk seluruh cairan dalam gelas takaran dan untuk 5 menit kedepan masih tetap sama kondisinya. Lewat dari itu saya tidak tahu namun tak ada indikasi terjadi endapan.

         
  5. Dodik

    March 17, 2011 at 23:26

    untuk Redex belum saya test apa2 cuma iseng aja, ternyata hemat yang biasa pakai motor full tank cuma 3 hari sekarang bisa 4 hari baru isi lagi. tapi saya jarang sekali pakai aditif paling setahun sekali.

    berarti terjadi emulsi tuh untuk yang bio e-fuel…

     
  6. Dodik

    March 18, 2011 at 00:53

    ini ada video test aditif, yg ente maksud bener tuh warna akan putih, coba taruhin paku, berkarat ga?

     
    • jakatimur

      March 18, 2011 at 10:51

      kemaren saya belum coba test dengan paku.

      tapi tidak perlu dikocok, begitu tercampur air putih langsung menjadi seperti warna putih air beras.

       
  7. Idog

    March 22, 2011 at 15:33

    Nimbrung Gan..
    yg digambar atas itu, Ane udah pake untuk Beat Ane.

    mesin jd lebih Enteng. itu aja yg Ane dapet. (motor keburu dikirim ke Lampung)
    pake Premium. serasa pake Pertamax.

     
  8. Dodik S

    April 12, 2011 at 22:26

    bagaimana kang? masih pakai produk ini?

     
    • jakatimur

      April 13, 2011 at 06:52

      masih masbro. tinggal dikit. terus terang rasanya gak pengaruh. bahkan kira-kira jalan harian hanya kisaran 35-38 km/liter. mungkin karena faktor kondisi jalan yang macet, sehingga banyak stop and go seperti yang pernah tertulis di salah satu artikel saya mengenai konsumsi BBM new megapro.

       

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: